Cari Blog Ini

Tentang Kamu (Cinta Sejati)

  • 0
Semua tentangmu selalu membekas di hati ini
Cerita cinta kita berdua akan selalu
Semua kenangan tak mungkin bisa (ku lupakan ku hilangkan) bla bla blaa ... Vierra - Semua tentangmu
      Tentangmu, kamu adalah orang yg mungkin tak akan pernah bisa jadi milikku, dulu, kini dan akan datang aku mungkin tidak akan bisa memilikimu dan mungkin saat ini dan sekarang aku akan tetap mencintaimu karna dalam hatiku selalu berharap bahwa kamu itu adalah cinta sejatiku. #masih berharap

     Ini adalah sepenggal cerita tentang aku dan kamu dari awal kenal sampai sekarang hanya menjadi teman biasa :
Aku kenal Kamu dari kelas 3 SMP, suatu hari di dalam ruang kelas, kali itu aku minjem hp temenku *kga ingt hp siapa itu* waktu aku pinjem hp temenku itu ga sengaja aku buka2 gallery foto temenku itu dan tak sengaja  aku ngeliat seseorang cewe cantik berambut pendek *sebahu* yang sangat cantik dan imut sekali menurutku pas lg SMP itu..iseng2 aku nanya cewe itu pada temanku itu ternyata ia bernama *Tootttttttttt* dan ternyata ia adalah siswi kelas sebelah, tak menyangka aku :O 
   Hari berlalu demi hari aku pun terus membayangkan dia, rasanya aku jatuh cinta padanya hanya karna fotonya, dan akupun hanya berani intip2 aja untuk melihatnya dari kejauhan, dan pada saat aku pulang dari sekolah, waktu itu lg dikamar sambil membayangkannya, aku iseng2 minta nomor Hp nya lewat temen akrab cewe di kelasku dan ia pun mau memberikan nomor hpnya , yeeeesss, tapi aku suruh dia untuk merahasiakn bahwa aku minta nomor hpnya hehe, setelah aku dapat nomornya itu aku bingung untuk menghubunginya, bagaimana menyapanya? karna aku tau aku ga kenal sama dia, dan akhirnya aku coba2 sms dia aja dengan sedikit bumbu kebohongan dengan beralasan salah sambung :D dan ia pun tidak menyadari dan percaya bahwa aku hanya sekedar salah sambung hehe, dan setelah basa-basi dan saling kenalan dan diapun akhirnya sadar bahwa aku adalah siswa kelas sebelah dia .
   Hari demi hari, waktu demi waktu aku hanya berani ngobrol dengannya hanya lewat hp,tdk lewat langsung karena aku orangnya pemalu dan takut sekali dengan cewe yang aku suka karana sangat gugup apabila bertatapan langsung dengannya, aku ga berani walaupun sebenarnya aku sangat menyukainya. Aku hanya bisa memberikan senyuman tanpa ada satu katapun yg terucap dari bibir ku sendiri, menatapnya aja aku sudah bahagia apalagi memiliki dia, mendapatkan cinta darinya.
   Entah sebulan atau dua bulan waktu itu semenjak aku kenal dia , akhirnya aku mementapkan untuk nembak dia *maksudnya ngatakan cinta* walaupun hanya sekedar bercakap-cakap lewat sms tanpa ada satu katapun yg terucap dari bibirku *maaf* dan saat aku menyatakan cinta padanya dengan sungguh gugup, dia hanya bisa menyatakan bahwa dia hanya menganggpku sebagai teman dan tidak bisa menerima cintaku, tidak tau apakah alasannya ia ga nerima cintaku dan akupun tak menanyakan kenapa dia begitu, mungkin sdh bisa dibaca bahwa aku hnya ingin memilikinya tanpa ada pembuktian, hanya seorang pengecut yg seperti itu :( setelah itu akupun patah hati dan takkan berani lagi menghubunginya dan untuk menyapa aja aku malu karna aku tau aku hnya seorang pengecut yg gagal dalam mewujudkan cita-citaku untuk mencintainya.
   Beberapa bulan berlalu dan waktu itu kami sdah bersekolah di SMA yang sama dan cuma berbeda kelas aja, saat itu aku tidak memikirkan dia lagi dan sudah mengiklaskan dia untuk pergi untuk selamanya dan itupun aku sudah menganggapnya hanya sebagai teman biasa aja dan mencoba dan membuka hati pada orang lain. 
  Waktu itu masih kelas X, kan jaman alay2 ya akupun suka main facebook dan setiap hari pergi ke WARNET untuk internet dan facebookan hahaha, dan pada saat aku online difacebook eh tanpa kusangka ada salah satu masuk obrolan difbku dan itu adalah dari temanku dan temenku itu bilang bahwa si DIA mencintaiku , menyesal telah menolakku tempo dulu itu tetapi pada saat itu aku tidak percaya dan pada saat itu juga temanku memerintahkan untuk membuka profil facebooknya pada sebuah catatan yg berjudul "Senyuman Itu"  dan akupun  membacanya berulang kali karna aku takut kalo yg dimaksud dalam catatan itu bukan aku yg dimaksud, aku ragu2 bahwa itu aku dan aku cuma bisa diam diri aja, aku tidak berani  memastikan apakah itu aku, aku tak berani untuk menanyakan langsung itu kepadanya apakah itu diriku. Karena pada saat itu juga dia sudah memiliki kasih yg dia iya cinta makanya aku tidak berani sama sekali. 
   Apabila dia sdh mempunyai kekasih aku tidak berhak lagi untuk mengganggunya bahkan menanyakan hal2 seperti itu. Akhirnya waktu berlalu lagi dan berlalu, silih berganti dia sdh putus dari pacarnya yg dulu dan berpacaran lagi dengan temanku *mungkin teman yg kuanggp baik pada saat itu* aku semakin merelakan bahkan mendoakan bahwa mereka akan bahagia karna apa boleh buat aku tidak boleh juga mengganggu hubungan orang lain.
   Suatu saat entah kenapa aku sempat obrol dengan si dia lewat facebook, waktu itu membahas tentang catatan yg dia buat waktu itu, mungkin waktu itu aku bisa menanyakan langsung kenapa dia bisa membuat sebuah catatan itu tetapi entah kenapa dalam obrolan itu aku malah membahas dan sewot tentang kenapa temenku putus dengan dia *mungkin kecewa juga* :D dan pada saat itu aku yakin bahwa aku punya celah untuk memilikinya tetapi aku takut, aku tidak bisa, aku takut menyakiti mantan2nya jika aku berpacaran dengannya *mantannya ialah temen2ku* , demi mereka aku tidak berani, aku mengikhlaskan saja dia untuk selamanya.
   Berapa tahun kemudian waktu itu sudah menjelang kelulusan SMA entah kenapa ingatan ku dengannya masih aja berputar-putar dalam pikiran ini, aku sebenarnya sungguh mencintainya, aku menganggp bahwa dia adalah orang yg akan mendampingi hidupku suatu saat nanti tapi aku hanya bisa menghayal dan terus menghayal ya karna itu sih takut menyakiti hati mantan2nya/teman. aku memang terlalu berharap dengannya sunggup aku tidak bisa mencintai orang lain selain dia tapi apa boleh buat aku harus berfikir keras supaya gimana caranya agar aku bisa memilikinya.
    Dengan nyali yg cukup tinggi, saat itu aku memberanikan diri untuk untuk kembali berteman dengannya *kelas 12 SMA menjelang UN* karna sudah berlalu cukup lama setelah kejadian masa lampau itu dan tidak mungkin selamanya aku menghindar darinya, akupun memberanikan diri untuk meminta nomor hpnya di facebook *waktu itu cuma basa-basi padalah Modus -__-* dan mencoba berharap dia akan menjadi milikku *impian jomblo*.
    Setelah Mendapatkan nomor hpnya akhirnya aku mencoba memulai lg pertemanan itu dan merajut pertemenan seperti 3 tahun silam yg saling berhubungan lewat sms, sambil canda tawa,rayu-rayuan hehe, beberapa hari pada saat kami smsan aku tau bahwa dia suka denganku *mengira-ngira* dan aku juga suka dengannya dari dulu dan aku mengira kami ini saling mencintai *dilihat dari sms kami agak romantis* tetapi seperti dulu juga aku hanya masih seorang pengecut yg hanya berani lewat sms tanpa berani berbicara satu katapun didepannya langsung, menemuinya aja aku tidak berani *minder* karna pada waktu itu dia sudah menjadi cewe yang super cantik dan akupun sungguh minder sekali dengannya karna dari dulu sampai sekarang muka ku ini ga berubah masih jelek seperti aku dilahirkan dimuka bumi ini -____- karna banyak sekali cowo yg mendekatinya.
    Beberapa bulan kemudian kami saling terang-terangan mengatakan cinta dan mengatakan sayang satu sama lain walaupun tanpa ada ikatan pasti (pacaran). Memang dia adalah cewe yang sempurna menurutku, aku sungguh ingat bahwa dia itu sungguh care sama aku, sungguh perhatian sama aku, peduli sama aku pokoknya semuanya deh ada pada dirinya, tetapi pada saat aku memikirkan untuk mengatakan cinta padanya karena cukup lama sudah menyandang hubungan tanpa status itu, aku merasa takut, merasa takut atau menyakiti akan mantan2nya karena dulu salah seorang mantannya pernah bercerita padaku bahwa ia masih mencintainya dan ingin kembali memilikinya, nah karena itu aku berfikir keras bagaimana ini, sungguh keadaan dimana aku harus memilih bahagia denganya dengan menghianati atau mundur sebagai PHP (pemberi harapan palsu) dan menyakiti orang yg benar-benar kucinta dan merelakan dia.
    Bulan demi bulan, sms demi sms berhamburan, masih menyembunyikan rahasia itu, tetapi dalam hati nurani yg terdalam aku terlalu cinta dengan dia dan dia juga pun sungguh cinta denganku tetapi begitulah aku takut, aku masih tidak berani untuk mengungkapkan cintaku  itu karena apabila kami berpacaran mungkin aku akan jadi korban kekerasan karna telah menyakiti mantannya dan hanya mementingkan keegoisanku. dan mungkin juga dipihaknya dia merasa terlalu digantungi olehku karena terlalu lama sdh menjalin hubungan tanpa status itu, tetapi aku tetap saja mengulur waktu dan memikirkan bagaimana ini, bagaimannya caranya agar bisa menguntungkan keduanya, tetapi aku tidak mungkin juga menceritakan ini semua kepadanya.
   Akhirnya aku bingung dan pikiranku mulai kacau karena pada saat itu juga menjelang UN jadi bingung harus bagaimana dengan semua ini apakah harus jujur atau membiarkan begitu saja, dan pada akhirnya aku mencoba dulu untuk berfikir sekaligus meminta waktu  kepadanya *walaupun tidak secara langsung memintanya* dan mencoba menjauhinya sebentar dan beralasan ingin fokus untuk belajar dan meminta untuk menunggu supaya semua masalah yg kupikirkan bisa mencair dengan sendirinya. Mungkin ada beberapa faktor juga yg masih terpikir di pikiranku untuk tidak mengatakan cinta dan meminta menunggu ialah :  aku mencintainya tanpa pernah ngajak ketemuan satu kalipun agak terlihat aneh dan masih minder apakah ia menerima aku apa adanya karna belum pernah ketemu satu kalipun, dll
   Akhirnya beberapa hari berlalu tanpa ada sms atau kabar dariku, mungkin dia mulai gerah mulai marah mulai bertanya-tanya kenapa aku tidak menghubunginya lagi dan alasanku  seperti tulisan diatas, aku butuh waktu yg cukup untuk semuanya tetapi memang caraku salah, kenapa aku tidak terang-terangan saja mengatakan masalah itu kepadanya. Setelah beberapa hari itu aku tidak berani lagi menghubunginya, bingung untuk memulainya gimana karna pada saat itu ku tetap mengawasinya lewat sosial media yaitu Twitter dan kulihat dari kata-katanya atau tulisan yg dia buat disitu bahwa dia gerah dia marah,dia benci dengan semua yg kulakukan dan mulai memikirkan mengapa aku melakukan semua ini dengannya karena itulah aku aku mulai takut untuk menghubunginya dan mencoba menjelaskan dengan untaian kata juga di twitter milikku sendiri juga. Tapi responya kurang bagus dan ia pun mulai mebenciku karena jalanku salah, caraku salah selama ini, aku benar-benar sungguh minta maaf atas semua yg aku lakukan :'(
   Dan akhirnya aku tau bahwa dia sudah terlalu sakit untuk mengenang semua itu dan terlalu sakit sudah mengenalku dan memberikan cintanya kepadaku dan sebaliknya akupun juga menyesal dengan semua ulah dan perbuatanku itu, aku menyesal dan (Aku Hanya Seorang PENGECUT).
   Waktu demi waktu, hari demi hari, bulan demi bulan dan akhirnya kami sudah tidak lagi bersekolah di SMA, kami sudah lulus dari tempat kami bersekolah dan kami telah memilih perguruan tinggi yg kami pilih untuk menuntut ilmu. Kami pun tak pernah ketemu lagi dan mungkin akan susah untuk bertemu satu sama lain terutama diriku yang ingin sekali melihatnya, tetapi disini, dimanapun aku tetap bisa memantau, mengawasi, melihat kegiatan dia dengan memantaunya lewat sosial media baik facebook maupun twitter.
   Aku galau, aku bingung, aku merasa dibayang-bayangi terus tentang dirinya tentang kamu yg pernah ada dihatiku, mungkin sampai saat ini masih terlintas dipikiranku tentang si dia, dan masih menyesal telah melakukan perbuatan itu.Suatu saat tanpa sengaja ketika saat mengawasi dia, selalu mengawasinya lewat kata-kata yg tertulis di akun sosial medianya, aku membaca beberapa tulisannya (tweets) bahwa dia masih mengenangku bahwa dia merindukanku tetapi aku tidak berani melakukan apapun aku cuma takut apa2 lagi dengannya, aku tdak mau lagi menyakitinya dan tidak mau lgi menggangunya dengan menghubunginya dan akhirnya pun aku hanya  bisa diam saja dan hanya bisa membaca apa yg tertulis dalam akunnya tsb.
   Sudah hampir 4 tahun tahun aku ngejombo hanya demi cintanya mungkin aku terlalu mencintanya dan terlalu mengunci cintaku ini untuknya dan terlalu berharap bisa memilikinya dan aku pun terlalu susah untuk mencari cinta yang lain, terlalu sulit menerima yg lain. Dan pada suatu saat ketika aku mulai mengenangnya lagi aku mencoba menghubunginya dengan meminta nomornya dengan salah satu sepupunya *teman fb ku* siapa tau dia masih mencintaiku seperti dulu, dengan harapan begitu aku mencoba kembali menghubungi si dia dengan meminta maaf telah melakukan semua itu dan semua yg telah diperbuat, telah mengecewakan hatinya dan tanpa ada kata gengsi lagi karena aku sungguh menyesal telah melakukan itu dan akhirnya aku mulai memberanikan diri lagi untuk menanyakan lagi apakah dia masih mencintaiku lagi atau telah melupakanku, dan jawabnya "maaf aku sudah tidak ada lagi perasaan denganmu" dan saat itupun aku terlalu sakit, sakiiiiitttttt banget, terlalu sakit dengan semua yg telah aku perbuat dan terlalu sakit mengikhlaskan kenyataan yg terjadi ini, mengikhlaskan cinta untuk selamanya.
    Sungguh dia adalah seorang cewe yg kudambakan. Mungkin aku terlalu berhadap dan terus berharap bahwa dia adalah jodohku suatu saat nantinya tapi  pada akhirnya semua itu hanya hayalan semata dan takkan pernah menjadi kenyataan, maaf telah mengecewakanmu sampai saat ini, dan apabila aku ingin mencari kekasih aku ingin semuanya seperti dirimu semuanya seperti kamu, hanya Tentang kamu dan aku minta maaf sebesar-besarnya telah menyakitimu, aku telah berjanji kepadamu dan sdah pernah kubilang kepadamu bahwa aku cinta kamu selamanya walupun kita ga jodoh aku akn tetap cinta , dengan tidak mengganggumu lagi mungkin kamu akan tenang dengan orang lain yg kau cinta dan apabila ada kesempatan  lagi aku tidak akan pernah lagi mengecewakannya , sungguh aku mencintamu dan sungguh aku meminta maaf atas semua yg pernah terjadi, aku ikhlas dengan semua ini  :') 

Inilah sepenggal cerita aku dan kamu, mungkin ni hanya setengah dari apa yg terjadi :)
TERIMA KASIH sudah membaca , maaf kata-katanya sedikit camuh hehehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penguins